Archive for Life

Eid Mubarak..Eid Mubarak..!!!

Saya sedang asiknya berleyeh-leyeh di tempat tidur sembari voice chat dengan suami tercinta, tiba-tiba pintu kamar diketuk dan muncullah Radish, sang penjaga villa kami, berkata,”madame, tomorrow is Eid.” Saya langsung terkaget-kaget dan bengong. Wah tidak ada angin ataupun petir tiba-tiba saja ada pengumuman kalau hari Lebaran alias Eid jatuh pada tanggal 30 September 2008. Wah ini sungguh kejutan. Sewaktu saya membaca berita di sebuah situs berita di Indonesia bahwa Lebaran akan jatuh pada tanggal 1 September 2008. Dan lama sebelumnya di kantor saya sudah ada internal memorandum yang mengumumkan kalau Lebaran mulai tanggal 1 September 2008 walaupun pengumuman tersebut sifatnya tentative.

 

Perasaan senang dan khawatir bercampur aduk. Senang karena libur menjadi satu hari lebih awal dari yang ditetapkan oleh kantor saya. Khawatir karena banyak pekerjaan saya yang masih tertunda. Tapi saya tidak mau sibuk memikirkannya jadi saya nikmati saja liburan yang lebih cepat sehari ini.

 

Ya, inilah negara Arab dan Qatar pada khususnya. Apa saja bisa terjadi mendadak tanpa pemberitahuan sebelumnya. Di kehidupan sehari-haripun kejadian yang serba mendadak sering terjadi dan itu adalah hal yang biasa. Walaupun saya sudah terbiasa dengan yang serba mendadak tetapi tetap saja kejadian Eid Mubarak ini membuat saya terkaget-kaget.

 

Apapun itu…Eid Mubarak!!!..Enjoy your holiday!!!

Leave a comment »

Makhluk Kecil Imut

Arrrggggghhhhhh!!!!!…..tiba-tiba terdengar teriakan dari seberang kamar sambil diselingi teriakan memanggil nama saya. Saya pun bergegas menuju sumber teriakan tersebut. Ternyata, teman saya shock gara-gara ada mahluk kecil imut yang sedang merayap di dinding ke kamarnya.

 

 Ada kutu di kamar gw’’, begitu katanya. Saya pun sibuk mencari tau jenis kutu apakah itu.

 

Akhir-akhir ini teman saya itu sering gatal-gatal tak jelas. Badannya bentol-bentol merah seperti kena alergi. Dia bilang gatal-gatal ini diperoleh dari tempat tidurnya. Insting saya pun langsung bereaksi.

 

Jangan-jangan ada kutu busuk di tempat tidur loe,”kata saya.

 

Dalam hati saya juga berpikir jangan-jangan tumila alias kutu tempat tidur ada di Qatar.  Tapi saya pun tidak yakin dengan pemikiran saya tadi. Mana mungkin di Qatar ada binatang seperti itu.

 

Nah, sore itu dia berencana mengganti sepreinya sekalian ingin mengecek penyebab bentol-bentolnya. Sewaktu dia melepaskan seprei tempat tidurnya merayaplah mahluk kecil berwarna hitam. Wah, ternyata mahluk kecil imut hitam itulah biang keroknya. Saya pun tertawa geli.

 

Ternyata bener kutu ini! Wah kutu beginian kan cuman adanya di negara-negara berkembang dan terbelakang!”, komentar saya sambil terkekek.

 

Saya terpingkal-pingkal tertawa sembari ditatap sebel campur kesel oleh teman saya. Saya hanya tidak habis pikir bagaimana bisa ada sang tumila di tempat tidur teman saya yang notabene bukan kategori tempat tidur kotor alias jorok. Selain itu jenis kasur teman saya adalah spring bed bukan kapuk yang merupakan tempat favorit sang mahluk imut.

 

Setelah diusut dan hasil tanya sana-sini, ternyata mahluk itu diperoleh apabila naik taksi. Nah,  taksi kan lembab, jadi si kutu suka bersarang di jok taksi. Selain itu mungkin dia juga ingin jalan-jalan keliling Doha kali ye.. Dan tanpa disadari dia menempel di baju ketika sedang di dalam taksi. Sewaktu turun dari taksi sang kutu juga ikutan. Mungkin dia ingin mencari tempat baru. Ya, salah satunya adalah membangun kerajaan baru di kasur teman saya.

 

Sembari ngomel-ngomel teman saya pun sibuk membersihkan kasur dan kamarnya. Dia mendadak jadi rajin bersih-bersih hehe..

 

Akhirnya mahluk kecil imut alias tumila tadi pun tinggal fosilnya saja karena sudah gepeng di dinding gara-gara kena tapak sakti teman saya.

 

 

PS (Pesan Sponsor): Ayo mas-mas dan mbak-mbak dicek kasurnya. Jangan-jangan ada si imut di sela-sela kasur sedang berleyeh-leyeh..:D

Comments (1) »

Family Day

Ketika membaca judulnya pasti penasaran kan dengan isinya..hehe..Nah ada cerita lucu lainnya juga neh di Qatar.

 

Pusat perbelanjaan di Qatar kadang suka seenak udelnya aja memberlakukan peraturan untuk mengunjungi mall. Suatu ketika, kita mendapat undangan reuni dengan teman lama. Kebetulan mereka sekeluarga mengunjungi Qatar. Jadilah kita diundang untuk bertemu di Villagio (salah satu mall besar di Qatar). Rombongan kita cukup banyak sekitar 15 orang termasuk tiga orang wanita (termasuk saya di dalamnya). Nah, waktu itu rombongan kita terpisah-pisah. Kebetulan kami, para wanita, dan dua orang teman pria lainnya masuk terlebih dahulu ke dalam mall. Dan akhirnya berjumpa dengan teman kami itu. Tak berapa lama kami mendapat telpon dari salah satu teman yang terpisah tadi. Ternyata mereka tidak diperbolehkan masuk ke dalam mall dengan alasan bahwa hari ini mall hanya untuk keluarga alias family day. Kami berasumsi bahwa ketika kami masuk mall tadi petugas mengira kami adalah keluarga sehingga mereka tidak curiga. Dan kamipun tidak menyadari kalau ada family day hari itu. Kami pun memutar otak supaya teman-teman kami bisa masuk. Akhirnya secara bergantian kami para wanita menjemput teman-teman kami yang di luar mall dan berakting seolah-olah kami adalah keluarga dan kami pun masuk melalui pintu yang berbeda. Alhasil trik kami berjalan mulus. Semua teman kami bisa masuk ke dalam mall dan akhirnya kami pun bisa reuni dengan sang teman lama.

 

Peraturan seperti ini sangat biasa di Qatar. Mall bisa saja memberlakukan peraturan ini tanpa pemberitahuan sebelumnya atau mungkin saja mereka sudah mengumumkannya jauh-jauh hari. Tapi peraturan ini tidak diberlakukan serentak di semua mall di hari yang sama. Kadang peraturan berlaku Jumat ini di mall yang satunya dan mungkin Jumat depan di mall yang lain. Kalau peraturan ini sudah berlaku, laki-laki tidak akan bisa masuk mall. Selain keluarga, hanya wanita yang diperbolehkan masuk (asik kan..semangat belanja jadi tidak down..). Akhirnya para lelaki kadang menyiasatinya dengan mendekati para wanita dan berakting seolah satu keluarga supaya bisa masuk. Yah, syukur-syukur kalau tidak diperiksa kartu identitasnya. Kalau keciduk, bakal berabe juga.

 

Pemerintah Qatar juga kadang memberlakukan peraturan ini tidak hanya di mall tapi juga di tempat-tempat umum lainnya seperti di taman. Suatu hari saya pernah jalan-jalan di Corniche (daerah pinggir pantai di Qatar). Hari itu saya tidak tau kalau ada family day. Rencananya hari itu saya ingin foto-foto. Ceritanya saya ingin belajar fotografi. Nah, masuklah saya ke wilayah Corniche. Selagi saya asik mengambil foto, tiba-tiba saya didekati seorang pria berbaju sport yang ternyata adalah polisi yang berpakaian preman. Dia bertanya,”what are you doing ma’am?” Saya jawab saja,” I am taking pictures”. Bla..bla..dia menjelaskan kalau hari itu adalah family day dan alasan-alasan lainnya. Dan saya pun diperbolehkan melanjutkan aktivitas karena saya seorang wanita. Akhirnya lolos lah saya dari upaya pengusiran karena tadi saya melihat petugas itu telah mengusir dua orang pria yang sedang berleyeh-leyeh di rumput.

Leave a comment »